Kelurahan Jrebeng Kulon

Kelurahan Jrebeng Kulon memiliki luas wilayah 153 ha. Secara geografis, kelurahan Jrebeng Kulon dalam hal ini kantor kelurahan Jrebeng Kulon terletak antara 7° 46′ 47.0″ LS (Lintang Selatan)  dan 113° 13′ 22.3″ BT (Bujur Timur).

Menurut penggunaan lahannya, wilayah Kelurahan Jrebeng Kulon terdiri atas 90,98 Ha tanah sawah; 58,38 Ha Tanah Kering; 1 Ha Tanah Perkebunan; 42,5092 Ha Tanah Fasilitas Umum.

Jumlah curah hujan berdasarkan data stasiun pengamatan Pakistaji sebesar 21,5 mm dengan jumlah bulan hujan 6 bulan. Wilayah Kelurahan Jrebeng Kulon berada di ketinggian 6 m dpl (di atas permukaan laut) dengan tingkat kelembapan sebesar 36% dan suhu rata-rata harian sebesar 370C.

Jarak Kelurahan Jrebeng Kulon ke Kecamatan Kedopok sekitar 0,5 km atau bisa ditempuh dalam waktu ± 5 menit menggunakan sepeda motor.

Secara administrasi pemerintahan, Kelurahan Jrebeng Kulon merupakan 1 (satu) dari 6 (enam) kelurahan di wilayah Kecamatan Kedopok. Lima kelurahan yang lain adalah Kelurahan Jrebeng Wetan, Jrebeng Lor, Kedopok, Kareng Lor, dan Sumber Wetan.

Batas Kelurahan Jrebeng Lor adalah

  • Utara :    Kelurahan Kanigaran (Kecamatan Kanigaran)
  • Selatan :    Kelurahan Kareng Lor (Kecamatan Kedopok)
  • Timur :    Kelurahan Kedopok dan Kel. Jrebeng Wetan  (Kecamatan Kedopok)
  • Barat :    Kelurahan Sumber Wetan dan Kel. Curahgrinting (Kecamatan Kanigaran)

Pegawai Kelurahan terdiri dari Lurah, sekretaris kelurahan, 2 (dua) orang kasi, dan 7 (tujuh) orang staf.

Berdasarkan status kepegawaian, jumlah staf kelurahan sebanyak 11 (sebelas) orang yang terdiri dari :

  • PNS :    5 orang
  • PTT :    6 orang
  • Kontrak :    – orang

Jumlah penduduk Kelurahan Jrebeng Kulon pada akhir tahun 2017 sebanyak 5348 jiwa, terdiri dari 2669 jiwa laki-laki dan 2679 jiwa perempuan dengan sex ratio (rasio jenis kelamin) sebesar 101,58. Kepadatan penduduk Kelurahan Jrebeng Kulon adalah 3,175 jiwa/km2. Adapun jumlah kepala keluarga (KK) di Kelurahan Jrebeng Kulon adalah sebanyak 1680 KK dengan rata-rata anggota keluarga berjumlah 4 jiwa.

Untuk rata-rata jumlah penduduk per RW sebesar 900 jiwa. Jumlah penduduk terbanyak berada di RW V dengan 1117 jiwa, sedangkan jumlah penduduk paling sedikit terdapat di RW II dengan 763 jiwa.

Jumlah penduduk usia kerja produktif  (15-64 tahun) sebanyak 3591 orang yang terdiri dari 1741 orang laki-laki dan 1851 orang perempuan atau sebesar 67,95% dari total penduduk Kelurahan Jrebeng Kulon. Artinya, potensi tenaga kerja di wilayah Kelurahan Jrebeng Kulon sangat besar.

Komposisi Penduduk Menurut Jenis Kelamin Dirinci per Kelompok Umur Di Kelurahan Jrebeng Kulon Tahun 2017 bisa dilihat pada tabel berikut :

jrebeng-kulon

Kelurahan Jrebeng Kulon terdiri dari 1717 buah rumah dan semuanya sudah teraliri listrik PLN. Kebanyakan penduduk di wilayah Jrebeng Kulon menggunakan sumur pompa sebagai sumber air bersih. Jumlah sumur gali sebanyak 85 buah dan sumur pompa sebanyak 1146 buah. Jumlah rumah terbanyak berada di wilayah RT 2 RW I sebesar 302 buah rumah dengan jumlah penduduk sebanyak 1012 jiwa sehingga rata-rata untuk 1 buah rumah ditempati 4 jiwa. Sedangkan jumlah rumah yang paling sedikit terdapat di RT 2 RW 2 sebanyak 36 buah rumah dengan jumlah penduduk 142 jiwa sehingga rata-rata 1 buah rumah ditempati 4 jiwa.

Fasilitas pendidikan sangat diperlukan oleh suatu wilayah guna menunjang pembangunan manusia dan pembentukan karakter (character building) manusia di suatu wilayah. Untuk fasilitas pendidikan di wilayah Kelurahan Jrebeng Kulon, terdiri dari 6 sekolah jenjang PAUD (TK,KB,RA), 2 sekolah jenjang SD, 2 sekolah jenjang MI, ,1 sekolah jenjang MTs, 1 unit perpustakaan kelurahan, artinya Kelurahan Jrebeng Kulon memiliki fasilitas pendidikan yang cukup memadai dari PAUD sampai SMP.

Mayoritas agama yang dianut oleh warga Jrebeng Kulon adalah agama Islam. Jumlah pemeluk agama Islam tercatat sebanyak 5300 orang terdiri dari 2596 orang laki-laki dan 2704 orang perempuan. Untuk Kristen, tercatat sebanyak 48 orang terdiri dari 30 orang laki-laki dan 18 orang perempuan.

Untuk fasilitas peribadatan di wilayah Kelurahan Jrebeng Kulon, terdiri atas 4 buah masjid dan 24 buah musholla. Sedangkan untuk pemeluk agama non Islam menggunakan fasilitas peribadatan di tempat lain.

Potensi utama pertanian di Kelurahan Jrebeng Kulon adalah tanaman padi, jagung, bawang merah, palawija,sayur-sayuran dan buah-buahan. Pada tahun 2017, luas panen tanaman padi mencapai 85 ha, luas panen tanaman jagung mencapai 180 ha, dan tanaman bawang merah mencapai 1 ha.

Untuk tahun 2017, produksi padi mencapai 511 ton, produksi jagung mencapai 925 ton, dan bawang merah mencapai 130 ton.